EVALUASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DESA SIMATOHIR BATU BOLA KEC. ANGKOLA JULU KOTA PADANGSIDIMPUAN

  • Riswan Efendi Universitas Graha Nusantara
  • Amran Juniardi Nasution Universitas Graha Nusantara
  • Rizky Febriani Pohan Universitas Graha Nusantara
Keywords: Air Bersih, Jumlah Penduduk, Kebutuhan, PU, SNI

Abstract

Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kebutuhan hidup manusia. Produksi air bersih membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat, fasilitas sosial dan ekonomi seiring dengan bertambahnya jumlah fasilitas dan jumlah penduduk. Ketersediaan air bersih di Desa Simatohir Batu Bola Kecamatan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan belum maksimal. Sehingga perlu dilakukan evaluasi kebutuhan air bersih di Desa Simatohir Batu Bola Kecamatan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan. Tujuannya adalah untuk mengetahui kebutuhan air bersih  berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan 10 tahun ke depan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan pada tahun 2024 sampai 2034. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, studi pustaka, dan metode analisa. Penentuan jumlah penduduk menggunakan pendekatan geometri, arithmatika, dan eksponensial. Sedangkan penentuan kebutuhan air bersih yang digunakan sesuai dengan standar PU dan SNI. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Kebutuhan air bersih pada saat normal berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan 10 tahun ke depan adalah 0,835 L/detik. Sedangkan kebutuhan air bersih sesuai standar PU dan SNI berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan 10 tahun ke depan masing-masing sebesar 25.430,550 m3/tahun dan 38.145,825 m3/tahun. Kebutuhan air harian maksimum dan kebutuhan air pada saat jam puncak yang diperoleh 10 tahun ke depan masing-masing sebesar 0,918 L/detik dan 1,252 L/detik. Dengan demikian, produksi air bersih di Desa Simatohir mencukupi untuk 10 tahun ke depan.

References

Aminuddin, Purnaini, R., & Utomo, K. P. (2023). Analisis Kualitas Air Baku Dan Kebutuhan Air Bersih Sebagai Dasar Perencanaan Sistem Pengolahan Air Bersih Di Desa Sungai Rengas. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(3), 682-690.
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
BSN. (2005). SNI 03-7065-2005: Tata Cara Perencanaan Sistem Plambing. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
BSN. (2015). SNI 6728.1:2015: Penyusunan Neraca Spasial Sumber Daya Alam-Bagian 1: Sumber Daya Air. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Devina, V. (2022, February 14). Pengertian dan Cara Menghitung Proyeksi Penduduk – Materi Geografi Kelas 11. Dipetik October 26, 2024, dari Zenius Education: https://www.zenius.net/blog/proyeksi-penduduk
Farabi, M. M., Nasution, M., & Rangkuti, N. M. (2023). Evaluasi Kebutuhan Air Bersih Untuk Masyarakat di Kecamatan Binjai Timur. Jurnal Inersia: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Politeknik Negeri Samarinda, 1(1), 37-48.
Gunawan, W. W., Welerubun, S., Kusumastuti, C., & Sudjarwo, P. (2019). Analisis Kebutuhan Air Bersih Kota Makassar Tahun 2030. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 1(1), 324-330.
Indriyani, & Rakhmawati, F. (2023). Perbandingan Metode Aritmatika, Metode Geometrik dan Metode Least Square Pada Proyeksi Jumlah Penduduk. Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education, 6(1), 138-148.
Kemenkes. (2023). PERMENKES No. 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan PP No. 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Nuryadi, Astuti, T. D., Utami, E. S., & Budiantara, M. (2017). Dasar-Dasar Statistik Penelitian. Yogyakarta: Sibuku Media.
PU. (2007). Permen PU No. 18/PRT/M/2007: Penyelenggaraan Pengembangan SPAM-Pedoman Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum.
Published
2026-06-12