ANALISIS KERUSAKAN JALAN TERHADAP PENGGUNA JALAN DI JL. OMPU RAJA SORI KOTA PADANGSIDIMPUAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA

  • Riski Lubis Universitas Graha Nusantara
  • Noni Paisah Universitas Graha Nusantara
  • Ferawati artauli Hasibuan Universitas Graha Nusantara
Keywords: kerusakan jalan, perkerasan lentur, bina marga, pemeliharaan jalan

Abstract

Pertumbuhan kendaraan yang pesat berdampak pada meningkatnya beban lalu lintas yang berakibat pada penurunan kualitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat kerusakan jalan serta dampaknya terhadap pengguna jalan dan lingkungan di Jl. Ompu Raja Sori Kota Padangsidimpuan, serta menentukan upaya penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah metode Bina Marga dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui survei lapangan sepanjang 1 km dengan lebar jalan 3 meter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas kerusakan jalan sebesar 777,85 m² dari total luas jalan 3000 m² dengan nilai persentase kerusakan sebesar 25,93% yang termasuk kategori kerusakan sedang. Jenis kerusakan yang dominan adalah lubang, retak menengah, retak pinggir, dan pelepasan butiran. Dampak yang ditimbulkan meliputi peningkatan risiko kecelakaan, ketidaknyamanan pengguna jalan, serta penurunan kualitas lingkungan. Upaya penanggulangan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan rutin, perbaikan drainase, serta peningkatan struktur perkerasan jalan.

References

Apriyono. (2021). Perencanaan Jalan Raya dan Pengaruhnya terhadap Keselamatan. Yogyakarta: ANDI Offset.
Agus Sumarsono. (2013). Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Jakarta: Bumi Aksara.
Anonim. (2016). Metode Penilaian Kondisi Permukaan Jalan. Direktorat Penyelidikan Masalah Tanah dan Jalan. Jakarta: Kementerian PUPR.
Bappenas. (2022). Pedoman Sistem Drainase Berkelanjutan. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Departemen Pekerjaan Umum. (2017). Teknik Pemeliharaan dan Perbaikan Jalan. Jakarta: Departemen PU.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2020). Fungsi Jalan dan Klasifikasinya. Jakarta: Kementerian PUPR.
Ditjen Hubdat. (2023). Kebijakan Pengawasan Muatan Lebih pada Kendaraan Barang. Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2017). Panduan Pemeliharaan Preventif Perkerasan Jalan. Jakarta: Kementerian PUPR.
Hasibuan, N. (2020). Pengaruh Infrastruktur Jalan terhadap Interaksi Sosial Masyarakat. Jurnal Sosial Ekonomi, 5(3), 70–78.
Herlambang, A., & Pradana, B. (2019). Manajemen Pemeliharaan Jalan Kabupaten Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Infrastruktur, 7(2), 109–115.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2020). Manual Pemeliharaan Jalan. Direktorat Jenderal Bina Marga. Jakarta: Kementerian PUPR. https://binamarga.pu.go.id
Kementerian PUPR. (2023). Manual Desain Perkerasan Lentur. Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan.
Kemenkeu RI. (2023). Transparansi Anggaran Infrastruktur Jalan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://www.kemenkeu.go.id
Miro, F. (2012). Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga
Maharani, T. (2016). Peran Masyarakat dalam Pemeliharaan Jalan Lingkungan. Jurnal Partisipasi Publik, 4(2), 30–37.
Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 79 Tahun 2021 tentang Jaringan Jalan. Jakarta: Setneg RI.
Putra, H., & Nugroho, R. (2021). Evaluasi Lapisan Pondasi Jalan dengan Variasi Material Lokal. Jurnal Rekayasa Sipil, 19(1), 33–40.
Suryani, T., & Santosa, D. (2018). Analisis Kerusakan Jalan Akibat Drainase yang Buruk dan Beban Berlebih. Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan, 5(1), 22–30. Universitas Gadjah Mada.
Suranto, B., & Nugroho, R. (2020). Faktor Penyebab Kerusakan Jalan Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 6(2), 55–62.
Sri Marningsih. (2020). Dampak Psikologis Jalan Rusak terhadap Kesehatan Pengguna Jalan. Jurnal Sosial Humaniora, 8(2), 88–95.
Simatupang, H. (2022). Analisis Tingkat Kerusakan Jalan di Kota Medan. Skripsi, Universitas Sumatera Utara.
Siregar, R. (2023). Hubungan Kerusakan Jalan dan Biaya Transportasi di Tapanuli Selatan. Skripsi, Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan.
Sihombing, E., & Wijaya, D. (2023). Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna untuk Perbaikan Jalan. Jurnal Teknologi Sipil dan Lingkungan, 9(1), 15–25.
Tampubolon, Y. (2023). Pengaruh Lapisan Permukaan Terhadap Kinerja Jalan Aspal di Daerah Tropis. Jurnal Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara.
Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Wulandari, L., & Hartono, D. (2022). Studi Daya Dukung Tanah Dasar Jalan pada Struktur Perkerasan Lentur. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 10(1), 45–51.
Yusuf, M. & Rachmawati, E. (2021). Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Kecelakaan dan Kenyamanan Berkendara. Jurnal Transportasi Indonesia, 11(1), 14–22
Aziz, M., & Winarto, S. (2019). Studi Analisa Perencanaan Perkerasan Lentur Dan Rencana Anggaran Biaya (Pada Proyek Jalan Ruas Jalan Tambelangan – Durjan Kabupaten Sampang). 2(2), 53–62.
Anonim, 2007, Peraturan Mentri Perhubungan Nomor KM 14 Tentang Kendaraan Pengangkut Di Jalan.
Anonim, 1983, Manual Pemeliharaan Jalan Nomor 3/MN/B/1983, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.
Dinata, D. I., Rahmawati, A., & Setiawan, M. D. (2017). Evaluasi Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Analisa Komponen Dari Bina Marga 1987 Dan Metode Aashto 1993 Menggunakan Program Kenpave (Studi Kasus: Jalan Karangmojo-Semin Sta 0+000 sampai Sta 4+050) . Semesta Teknika, 20(1), 8–19.
Direktorat Jenderal Bina Marga, “Manual Perkerasan Jalan 2017,” Jakarta, 2017.
Falakh, A. N., Navitasari, N. D., Sipil, T., Teknik, F., & Tidar, U. (2018). Evaluasi tebal perkerasan jalan raya secang-magelang. 9, 1–5.
Murad, W., & Novera, M. (2019). Desain Perkerasan Lentur Berdasarkan Metode Bina Marga Ruas Jalan Simpang Seling – Muara Jernih Kabupaten Merangin. Jurnal Talenta Sipil, 2(1), 16.
Nugroho, 2013, Pengaruh Jumlah Kenderaan Terhadap Kerusakan Jalan Aspal Kelas II Di Kabupaten Semarang, Skripsi. Universitas Negeri Semarang, Semarang.
Putra, K. H., & Sipil, J. T. (2020). Analisis Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga ( Studi Kasus : Jalan Luar Lingkar Timur Surabaya ). 125–134.
Salim, I. N., & Eng, M. (2001). Laporan hasil penelitian dosen kajian perkerasan jalan pada ruas jalan wirolegi – gladak pakem kabupaten jember Oleh : 1–27.
Udiana, I, M., Saudale, A, R., Pah, J, J, S., 2014, Analisa Faktor Penyebab Kerusakan (Studi Kasus Ruas Jalan W. J Lalamentik Dan Ruas Jalan GOR Flobamora, Jurnal Teknik Sipil., 3 (1), Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Published
2026-06-23