ANALISA PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PELAT LANTAI BONDEK TERHADAP PELAT LANTAI KONVENSIONAL KONVENSIONSIONAL PADA GEDUNG DUA LANTAI DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA

  • Sahrul Hasian Farizi Rambe Universitas Graha Nusantara
  • Julianto Lubis Universitas Graha Nusantara
  • Ferawati Artauli Hasibuan Universitas Graha Nusantara
Keywords: Perbandingan Volume pekerjaan, Waktu Pekerjaan, Analisa AHSP dan Harga satuan bahan.

Abstract

Dimasa kini banyak terdapat pekerjaan pembangunan gedung berbagai tipe dan ukuran, begitu juga tidak terlepas dari rencana anggaran biaya yang bervariasi untuk setiap bangunan yang direncankan. Tugas akhir perbandingan ini bertujuan untuk mendapatkan selisih Perbandingan Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pelat Lantai Bondek Terhadap Pelat Lantai Konvensional Konvensionsional Pada Gedung Dua Lantai Di Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini pelaksanaannya diawali dengan mengumpulkan data kualitatif mengambil data dengan cara survey lapangan, perhitungan, serta mengumpulkan data terkait, kemudian mengumpulkan data dengan cara kuantitatif yaitu mencari sumber data berupa tulisan dan jurnal terkait, setelah data dikumpulkan selanjutnya data diolah dengan cara menghitung volume pekerjaan, selanjutnya dilakukan analisa pada setiap harga dan item pekerjaan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total biaya pekerjaan pelat lantai konvensional adalah sebesar Rp 84.129.841,1 sedangkan total biaya pekerjaan pelat lantai bondek adalah sebesar Rp 95.207.567,4. Dengan demikian, terdapat selisih biaya sebesar Rp 11.077.726,3. Dimana pelat lantai konvensional lebih ekonomis dibandingkan pelat lantai bondek. Adapun waktu pelaksanaan untuk pekerjaan pelat bondek selama 5 hari sedangkan pelat konvensional selama 13 hari sehingga selisih waktu pelaksanaan diperoleh selama 8 hari.

References

Abdullah, R., & Rahman, A. (2018). Analisis Efisiensi Penggunaan Bondek sebagai Bekisting Tetap pada Pelat Beton Komposit. Jurnal Teknik Sipil, 7(2), 115–122.
Asroni, A. (2010). Struktur Beton I. Yogyakarta: Graha Ilmu. Dipohusodo, I. (1996). Struktur Beton Bertulang. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ervianto, W. I. (2005). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi.
Firmansyah, R. (2018). Studi komparatif pelat lantai bondek dengan pelat lantai konvensional ditinjau dari segi biaya, waktu dan kualitas. Jurnal Teknik Sipil, 7(2), 95–104.
Harahap, M. I., & Syahrizal. (2020). Analisis perbandingan biaya pelaksanaan pelat lantai beton konvensional dengan floordeck. Jurnal Rekayasa Konstruksi, 9(1), 45–53.
Haryono, D., Prasetyo, B., & Wibowo, A. (2020). Analisis efisiensi biaya dan waktu pada sistem pelat bondek untuk gedung bertingkat rendah. Jurnal Teknik Sipil, 12(2), 45–53.
Husen, A. (2011). Manajemen Proyek. Yogyakarta: Andi.
Ibrahim, B. (2001). Rencana dan Estimate Real of Cost. Jakarta: Bumi Aksara.
Kerzner, H. (2006). Project Management: A Systems Approach to Planning, Scheduling, and Controlling. New Jersey: John Wiley & Sons.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2025). Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun 2025. Jakarta: PU.
McCormac, J. C., & Brown, R. H. (2015). Design of Reinforced Concrete. New York: John Wiley & Sons.
Nawy, E. G. (2008). Reinforced Concrete: A Fundamental Approach. New Jersey: Pearson.
Nugroho, S. (2019). Studi perbandingan metode pelaksanaan pelat lantai konvensional dan bondek. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil, 1(1), 101–110.
Purnomo, H. (2012). Teknologi Pelat Lantai Komposit Menggunakan Bondek. Jurnal Teknik Sipil.
Putra, A., & Hidayah. (2019). Analisa perbandingan biaya dan waktu antara pelat lantai konvensional dengan pelat lantai bondek. Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 67–75.
Salmon, C. G., & Johnson, J. E. (1996). Steel Structures: Design and Behavior. New York: Harper Collins.
Setiawan, B. (2019). Analisis Perbandingan Waktu dan Biaya Penggunaan Bondek dan Bekisting Konvensional pada Pekerjaan Pelat Lantai. Jurnal Konstruksi, 8(1), 45–53.
Setiawan, R., & Santoso, H. (2021). Efisiensi waktu pelaksanaan pelat lantai bondek pada proyek gedung komersial. Jurnal Konstruksi dan Manajemen, 8(1), 33–42.
Soeharto, I. (1995). Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional. Jakarta: Erlangga.
Soeharto, I. (1999). Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional. Jakarta: Erlangga.
Sutrisno, & Wibowo. (2017). Perbandingan metode pelaksanaan dan biaya pelat lantai sistem konvensional dengan sistem bondek. Jurnal Konstruksi, 6(2), 120–128.
Tjokrodimuljo, K. (2007). Teknologi Beton. Yogyakarta: Nafiri.
Wahyudi, L., Rahim, A., & Setiawan, B. (2013). Struktur Beton Bertulang I. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Wang, C. K., & Salmon, C. G. (1998). Reinforced Concrete Design. New York: Harper Collins College Publishers.
Wiguna, I. P., & Mochtar, I. B. (2013). Sistem Pelat Komposit Menggunakan Bondek pada Konstruksi Bangunan. Jurnal Teknik Sipil.
Wiryanto, D. (2008). Aplikasi Bondek pada Struktur Pelat Lantai Gedung Bertingkat. Jurnal Konstruksi.
Wulfram, I. E. (2004). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi.
Published
2026-07-24